selamat pagi mentari
selamat pagi embun yang membasahi pipi
selamat pagi burung-burung yang berkicau menyambut hari ini
selamat pagi orang yang di sana yang tersenyum bukan untukku
sang surya tak menuntunku
cermin yang memantulkan sinarnya
raut wajahku yang dilapisi topeng
kebisuan yang menyelimutiku
ketika ku membuka mata
aku masih teringat di mana kau datang menyapaku dengan ucapan selamat pagi
yang sekarang hanya ada di dalam anggan dan mainsetku
yang tersusun rapi dalam buku kenangan yang selalu ingin aku...
buka dan terjadi lagi...
No comments:
Post a Comment