Sunday, 18 November 2012

sodakoh membawa senyuman



Namaku halim aku berasal dari  selah satu sekolah swasta di Surabaya yang mungkin udah banyak yang tau sekolah ini. Namanya SMA TRIMURTI letaknya di jalan gubernur suryo nomer 03 , tempatnya gampang di dekat kantor gubernur surbaya, depannya taman apsari dan sebuah minimarket. Letaknya yang sangat stategis membuat orang banyak mengerti apalagi orang Surabaya sendiri. Aku seorang siswa kelas XI di sekolah tersebut.
Pagi-pagi sekitar pukul  04.00 WIB, aku terbangun dari tidur malam yang sangat nyenyak, seketika itu aku bergegas membuka jendela kamarku untuk menggantikan udara malam hari yang berada di kamarku dengan udara yang berada di luar. Aku bergegas keluar rumah, berolahraga dulu lari-lari kecil dan menikmati udara pagi yang begitu sejuk untuk bisa membuatku lebih fress untuk belajar di kelas nanti. Langit yang telah membiru menghilangkan awan-awan hitam bekas malam hari dan bulan pun telah menghilang tidak terlihat, burung-burung sudah terlihat keluar untuk keluar dari sarangya, tetangga-tetangga yang telah pada bangun dan memulai aktifitas pertamanya setelah bangun . Aku lihat jam yang berada di hapeku telah menunjukan 04.30, ak pun bergegas untuk menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai mandi aku pun menyiapkan apapun yang mau aku bawa. Udah siap semua dari yang buku, bekal, dan tugas-tugas udah terselesaikan semua. Aku berangkat dengan perasaan yang sangat senang tanoa ada fikiran yang aneh-aneh aku berangkat, jalan masih terasa sepi dan egitu ramai, yang membuat aku bisa berkendara dengan kecepatan 60, hehe mungkin terlalu cepat ya, maaf ya pak polisi apabila ada yang baca kepepet nih rumahku juga jauh, kurang lebih 15 kkm dari sekolah, jauh kan? Jauh apalagi aku berangkat hamper mempet dengan masuknya sekolah aku berangkat ke sekolah pukul 05.45 sedangkan perjalanan kurang lebih 30 menitan, itu pun kalau ndak macet hehehe. enggak kerasa aku pun telah sampai seolah dengan sisa waktu 15 menit dari bel masuk. Aku gunakan sisa waktu itu membuat tugas yang enggak bisa aku kerjain.
Tak terasa bel tanda masuk pun berbunyi akhirnya yak pelajaran biologi pun dimulai ,yah pelajaran ipa habis ini menggelontor kelas ini yaa sabar. Hari itu pun test tentang hafalan rangka tubuh manusia. Mati aku, aku belum ngehafalin apa pun ttentang rangka , duh yak apa ini. Tapi untungnya aja aku duduk dengan anak yang pintar, akhirnya aku minta catetatannya aku pun belajar , yah dengan ilmu sebisaku aku hafalin dengan keterbatasan waktu. Udah mulai hafal dari tulang tangan, kaki, dada, kemaluan , tinggal tulang kepala dan bagian ekor . aku tak yakin bisa menghafalin untuk dua bagian tulang tersebut karena bagian”nya yang begitu banyak dan apalagi di tambah bahasa latin yang meneyertainya huft buat aku tambah menyerah. Waktu pun habis tiba saatnya aku un maju, dan yak benar apa yang dikataan firasatku tulang belakan yang di suruh nyebutin , dalam hati aku berkata “mati bu aku belum hafal sama sekali bahasa latinnya”. Aku pun mengatakan dengan jujurnya dan polos untuk mengatakan aku belum hafal bahasa latinnya ke guru tersebut. Untungnya gurunya berbaik hati hehehe. makasih ya bu. Aku pun bisa menyebutkankannya dalam bahasa Indonesia meskipun nilainya endak sempurna tapi gakpapa lah dari pada aku nggak maju. Setelah selasai aku gentian dengan temen” yang lain sampai akhirnya bel pelajaran biologi pun berakhir akhirnya. Tapi ada lagi kimia duh penderitaanku belum selesai , udah laper pelajaran kimia pula.  Kenapa selasa selasa kamu begitu berat ya ya ampun sabar –sabar . di saat pelajaran aku pun tidak memperhtikan dengan main hape dan tiduran hehe maaf ya pak , perut ini kalau laper emang bawaannya gini pak ndak bisa konsentrasi hahaha. Diam…. Diam…. Diam…. Dan batin berdoa, yaallah ayo cepet ndang bel ya allha ini udah laper ya allah , ini udah demo ya allah . akhirnya bel istirahat pun bunyi wahahaa seneng sekali rasanya perut berteriak-bertiriak gembira . wah lumayan ini aku bawa bekal bebek uh enak sekali bebeknya, gede dan sambelnya mantep lagi, aku pun menyanatapnya dengan sangat lahap maklum lah  kelaparan dari kemarin Cuma makan 1x itu pun malem hehe. Yah setelah selesai makan aku keluar kelas buat cuci tangan dan beli minum. Waktu ku belie s di kantin sekolah aku lihat temen-temenku pada bergerombol, ini biasanya tanda ada masalah. Aku hampii mereka , aku Tanya aja kan emang gak tau apa- apa aku .
Aku : “eh onok opo rek? Tukaran ta?”
Wahyu : “gak wah , mosok iyo awakdewe ukaran terus, iki lo lem hpne nando ilang nang kamar mandi.”
Aku : “loh iyo ta ndo? Yok opo critane?”
Nando: “aku  maeng lak teko kamar mandi she gawe buang air besar. Nah hku iku tak dekek nang fentilasi-fentilasi jendelo kono, lah ari ngono aku iku lali lek hpku kari, aku kesusu soale onok ulangan matematika eh, lah marigono aku pas ganti ape olahraga iku tak delok hpku gak onok , tak parani nang kamar mandi , wes ilang”
Aku: “hp seng endi seh ndo? Walah iku seh salahmu dewe ndo,  wes engkok maneh ae yo engkok ta ewangi goleki kok santai ae, wes saiki melbu sek, saiki kon laporo nang ruang guru njaluk gledah seluruh kelas ae, tapi aku sepurane gaisok melok gawe ngoleki aku pelajaran fisika eh”
Nando : “ kabeh kok hp bb belagio ambek nokia iku lo, yowes engkok ae aku tak ambek arek-arek tak golekane”
Aku : “yowes, aku mbelek yo kabeh”.
Anak-anak semua jawab kompak “YO”
Sebenarnya aku nggak enak ninggalin mereka karena mereka temenku baik-aik semua ke aku, tapi mau yak apa lagi ada pelajaran fisika eh, yang nggak bisa aku tinggalin. Tapi ya akhirnya ngerti kok. Nando sama anak-anak yang lain mencari ke semua runag kelas di sma trimurti , wow banyak banget yang mereka gledah mugkin mereka juga capek.
Setelah pulang sekolah aku pun menghampirinya
Aku : “yok opo hpne, ketemu ta gak?”
Nando : “gak lem “
Aku : “oala “
Nando : “kon gak onok kenalan wong-wong pinter ngono ta lem?”
Aku : “onok seh tapi adoh teko kene, cidek omahku eh ndo , gelem ta??”
Nando : “yowes gakpopo”
Aku : “tapi kon temenan gawe cara ngene ta? Walah aku gaenak ndo gawe cara ngene, karuan wes ikhlasno ae haha “.
Nando : “gundolmu 5jt pek aku beli hape bb iku gila ae pek aku gak berusaha nyarik”.
Aku : “yowes oke , ak tak ngabari konco-koncoku”
Sestelah aku mendapatkan info dan telah mengatur jadwal dengan temenku, akhirnya malem harinya pun aku dan anak-anak sekolah ke teman-temanku yang ada di rumah orang pintar tersebut. Aku menunggu di tempat temenku yang namanya deni, aku menunggu temen-temenku yang dari sekolah. Menunggunya sangat lama sampai akhirnya pukul 19.00 mereka mengabariku udah nyampai dekat rumah deni, akhirnya aku dan deni pergi ke anak-anak, setelah bertemu langsung saja kami semua ke rumah orang pinter tersebut. Waktu aku menuju ke sana temanku yang namanya bimas itu mengabari bahwa orangnya pergi, aku bigung mau memberiatu temenku yang dari sekolah kasian udah jauh ke daerah sini, daerah karangan jaya, wiyung, sedangkan temenku aja dari jalan demak sana jauhnya kasian mereka , akhirnya aku tetep aja aku ketempatnya , dan untungnya anaknya mas yogi itu temen aku. Aku pertemukan mereka dan yah mungkin diliat sama mas yogi yang bisa sedikit untuk melihat sedikit dan menceritakan semua kejadian tersebut. Akhirnya kita nunggu lama banget tapi saying sekali orangnnya adda acara yang sangat lama, kami memutuskan untuk besok pagi aja sama anak-anak itu.
Ke esokan harinya , aku juga sama seperti biasa yah dengan kondisi yang seperti biasa, dengan kecapekan karena mencari tahu dengan teman-teman. Yah aku ikuti aja pelajaran hari ini dengan capeknya, udah bel pelajaran mulai awal sampai akhir aku ikuti dengan semangat aja nyantai lah. Akhrinya bel pulang pun berbunyi tet… tet… tet…, ak langsung mencari nando , dia pun dapet informasi dari mamanya yang ga menanyakan orang pintar katanya di ambil oleh embersih di sekolahk tetapi nando udah menyainya dengan sungguh-sungguh orangnya tidak mengakuinya. Akhirnya kita putuskan aja untuk tetap ketempat orang pinter tersebut. Temenku udah menunggu di rumahnya dengan mas yogi dan bims udah menunggu di sana. Jam 14.00 siang kita pun sampaia disana. Orangnya namanya mama siska , tampilannya biasa kayak ibu-ibu rumah tangga biasa, kulitnya putih, berjilbab, agak gemuk, tidak seberapa tinggi , dari rumahya aja yah kecil, banyak tulisannya  dan gambar allah, mekkah dan tulsisan surat-surat al-qur’an. Akhrinya mama siska pun menanyakan ada apa kok mencari kesini.
Aku : “ini ma , temenku nando kehilangan hp dua , bisa minta tolong untuk lihatin siapa sih yang mengambil hp tersebut?”
Mama : “udah Tanyain aja ke pembersih sekolahmu, udah pasti di dia , tapi gimana sih ceritannya”
Aduh percuma di certain kalau udah mama buka tadi siapa yang ngambil, ahh kan mama -_-, seruku dalam hati, lama sekali menceritakan kejadiannya si nando itu, akhirnya mama pun certain gimana orangnya.
Mama : “cirri-cirinya itu potongannya cepak, tinggi, agak gendut, dan orangnya pas itu pakai baju hijau”.
Aku : “ *diam temenggu gak tau siapa dia*”
Nando : “ oh iya ma bener banget sama seperti yang di bilangi sama mama saya sendiri.”
Aku : “yah kan kamu tau , yaudah sekarang kkita langsung aja kesana”
Mama : “tunggu mama liatin dulu barangnya itu masih ada kok. Buruan kamu ambil air wudlu, kamu juga lem”
Aku dan nando : “ok siap ma…”
Mama : “udah kamu baca itu surat yang uda aku kasik, sambil pejamin matamu “
Tiba-tia mama pun ngelakuin sesuatu , aku berbatin “ya allah ngapan nih sih orang pakai ngomong sssstt.. ssstt. Ssst… segala, ah aku aja kalau gitu juga bisa, husshhh…husssh…husssh… haha gumamku dalam hati tertawa sendiri.”
Mama : “sekarang kamu lem , baca itu suratnya”.
Aku : “ (mati habis aku ngetawain sekarang aku yang dapet giliran nggghhh) ok mah”
Mama : “sssshhh…. Ssshhh… sssshhhh.ssshh… shhhh”
Aku : “(mati jurususnya keluar , naga mana naga hati-hati naga keluar) tetap komat-kamit baca surat sambil pingin rasanya ketawa”
Disela-sela aku memejamkan mata tiba-tiba bayangan hitam itu berubah jadi warna hijau (ini apa lampunya berubah apa akunya yang pusing) aku diem aja deh , tiba-tiba ada bayangan ungu numpuk jadi dua apa itu, ternyata udah itulah barangnya. Setelah itu diberita itu barangnya di bungkus baju warna hijau. Setelah di kasih dari mama siska garam, kita langsung ke sekolah lagi, kita akhrinya lapor ke bk , proses ngobrol-ngobrol , 3 guru pun udah percaya dengan kita, tetapi ada satu guru yang kurang setuju dengan alasan yang sejuta banyaknya. Sampai udahlah kita nyerah, kita proses sendiri, ke tempat orang itu aku gedor 4 kali ndak ada orang ternyata, aku Tanya-tanya satpam ternyata orangnya udah pulang, aku liat jam dan yak  udah jam 16.30 dan  kata mama siska kalau udah jam 5 barangnya udah di jual. Yah akhrinya kita ikhlasin deh , uang 5  juta rupiah hilang lah,
Aku : “yah 5 juta hilang enak rek “
Nando : “enak rek ngguyu terus *nada marah*”
Aku : “ hahaha guyon bro, udahlah ikhlasin aja itu juga salahmu kok.”
Nando : “iyolah wes , aku mek pengen ero seh siapa yang ngambil , makasih loh lem udah mau bantu aku”
Aku : “iya boss , tenang aja aku siap membantu teman-teman sebisaku :D”
Nando : “makasih lo yo lem “
Aku “ (akhirnya aku  dapet senyuman dan terima kasih yang sangat puas dari temen-temen saya enggak mengharapkan uag yang pentiing aku dapet sahabat-sahabat baru).

No comments:

Post a Comment