Bunda….
Seorang wanita yang tekah melahirkanku, merawatu, membesarkanku, mendidikku,
hingga aku kini telah dewasa.bunda adalah wmita yag selalu siaga tatkalah
kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri tatkala perutku terasa lapar dan haus, dan
tatkala kuterbangun di waktu pagi,siang, dan malam. Bunda… adalah wanita yang
penuh perhatian dan kaih saying, saat aku sakit, terjatuh, menangis, kesepian,
engkau tidak pernah mengeluh atau pun meminta imbalan terhadapku atas semua
perlakuan kasih sayangnya kepadaku.
Kupandang
wajahmu diwaktu tidur, terdapat snar uang penuh dengan keridhoan, yang penuh
dengan kesabaran,yang penuh dengan
dengan kasih dan saying, dan penuh sinar elelahan karena aku. Aku yang
selalu merepotkanmu, menghabiskan air susumu, aku yang selalu menghabiskan
waktumu sehingga kau menangis karena aku. Bunda… kau korbankan semuanya untukku
, kau menangis, bersedih , menderita dan sakit karena aku. Bunda.. jasamu tiada
terbalas, tiada tereli dengan harga seberapun kasih sayangmu tiada terhingga,
jasamu tiada akhir, tiada tara, takan tergantikan dan akan selalu terlkis indah
sebagai pelangi yang menghiasi surga.
Untuk
sekarang mungkin aku tak mungkin bisa memberikan apa pun yang bernilai
kepadamu, hanya doa yang selalu ku persembahkan untukmu karena jasamu yang begit mulia, dan tak akan
terbals olehku. Saat engkau tiada nanti mungkin aku tak akan bisa mengucapkan
banyak kata-kata , mungkin aku pun tak sanggup melihat betapa bodohnya aku
belum bisa membahagiakanmu, dan hanya bisa merengek, membantah, dan terkadang
membantahm sehingga kau menagis. Saat itu pun terjadi air mataku pun yang akan
menjadi saksi bisu betapa aku sangat mencintai engkau sehingga aku pun tak
dapat mengucapkannya dalam sebuah kata , dalam sebuah benda , Karena engkau
bagiku adalah orang yang paling special di hidupku, aku ingin mengucapkan
banyak-banyak minta maaf kepadamu karena semua perkataan dan perbuatanmu selalu
membuat engkau menangis dan bersedih. Sebelum aku tak dapat melihatmu, tak
dapat mendengarkan suaramu, tak tak dapat menghirup bau wangi-wangianmu ,
maafkanlah aku bunda, maaf kanlah aku bunda, dan maafkanlah aku bunda, hanya
ini yang bisa aku tuliskan ini karena sebenarnya aku tak tahu harus meniliskan
apa karena kasih sayangnya begitu indah. Bundaa… I love you so much ,
No comments:
Post a Comment