Namaku
halim aku berasal dari selah satu
sekolah swasta di Surabaya yang mungkin udah banyak yang tau sekolah ini.
Namanya SMA TRIMURTI letaknya di jalan gubernur suryo nomer 03 , tempatnya
gampang di dekat kantor gubernur surbaya, depannya taman apsari dan sebuah
minimarket. Letaknya yang sangat stategis membuat orang banyak mengerti apalagi
orang Surabaya sendiri. Aku seorang siswa kelas XI di sekolah tersebut.
Pagi-pagi
sekitar pukul 04.00 WIB, aku terbangun
dari tidur malam yang sangat nyenyak, seketika itu aku bergegas membuka jendela
kamarku untuk menggantikan udara malam hari yang berada di kamarku dengan udara
yang berada di luar. Aku bergegas keluar rumah, berolahraga dulu lari-lari
kecil dan menikmati udara pagi yang begitu sejuk untuk bisa membuatku lebih
fress untuk belajar di kelas nanti. Langit yang telah membiru menghilangkan
awan-awan hitam bekas malam hari dan bulan pun telah menghilang tidak terlihat,
burung-burung sudah terlihat keluar untuk keluar dari sarangya,
tetangga-tetangga yang telah pada bangun dan memulai aktifitas pertamanya
setelah bangun . Aku lihat jam yang berada di hapeku telah menunjukan 04.30, ak
pun bergegas untuk menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah
selesai mandi aku pun menyiapkan apapun yang mau aku bawa. Udah siap semua dari
yang buku, bekal, dan tugas-tugas udah terselesaikan semua. Aku berangkat
dengan perasaan yang sangat senang tanoa ada fikiran yang aneh-aneh aku
berangkat, jalan masih terasa sepi dan egitu ramai, yang membuat aku bisa
berkendara dengan kecepatan 60, hehe mungkin terlalu cepat ya, maaf ya pak
polisi apabila ada yang baca kepepet nih rumahku juga jauh, kurang lebih 15 kkm
dari sekolah, jauh kan? Jauh apalagi aku berangkat hamper mempet dengan
masuknya sekolah aku berangkat ke sekolah pukul 05.45 sedangkan perjalanan
kurang lebih 30 menitan, itu pun kalau ndak macet hehehe. enggak kerasa aku pun
telah sampai seolah dengan sisa waktu 15 menit dari bel masuk. Aku gunakan sisa
waktu itu membuat tugas yang enggak bisa aku kerjain.
Tak
terasa bel tanda masuk pun berbunyi akhirnya yak pelajaran biologi pun dimulai
,yah pelajaran ipa habis ini menggelontor kelas ini yaa sabar. Hari itu pun
test tentang hafalan rangka tubuh manusia. Mati aku, aku belum ngehafalin apa
pun ttentang rangka , duh yak apa ini. Tapi untungnya aja aku duduk dengan anak
yang pintar, akhirnya aku minta catetatannya aku pun belajar , yah dengan ilmu
sebisaku aku hafalin dengan keterbatasan waktu. Udah mulai hafal dari tulang
tangan, kaki, dada, kemaluan , tinggal tulang kepala dan bagian ekor . aku tak
yakin bisa menghafalin untuk dua bagian tulang tersebut karena bagian”nya yang
begitu banyak dan apalagi di tambah bahasa latin yang meneyertainya huft buat
aku tambah menyerah. Waktu pun habis tiba saatnya aku un maju, dan yak benar
apa yang dikataan firasatku tulang belakan yang di suruh nyebutin , dalam hati
aku berkata “mati bu aku belum hafal sama sekali bahasa latinnya”. Aku pun
mengatakan dengan jujurnya dan polos untuk mengatakan aku belum hafal bahasa
latinnya ke guru tersebut. Untungnya gurunya berbaik hati hehehe. makasih ya
bu. Aku pun bisa menyebutkankannya dalam bahasa Indonesia meskipun nilainya
endak sempurna tapi gakpapa lah dari pada aku nggak maju. Setelah selasai aku
gentian dengan temen” yang lain sampai akhirnya bel pelajaran biologi pun
berakhir akhirnya. Tapi ada lagi kimia duh penderitaanku belum selesai , udah
laper pelajaran kimia pula. Kenapa
selasa selasa kamu begitu berat ya ya ampun sabar –sabar . di saat pelajaran
aku pun tidak memperhtikan dengan main hape dan tiduran hehe maaf ya pak ,
perut ini kalau laper emang bawaannya gini pak ndak bisa konsentrasi hahaha.
Diam…. Diam…. Diam…. Dan batin berdoa, yaallah ayo cepet ndang bel ya allha ini
udah laper ya allah , ini udah demo ya allah . akhirnya bel istirahat pun bunyi
wahahaa seneng sekali rasanya perut berteriak-bertiriak gembira . wah lumayan
ini aku bawa bekal bebek uh enak sekali bebeknya, gede dan sambelnya mantep
lagi, aku pun menyanatapnya dengan sangat lahap maklum lah kelaparan dari kemarin Cuma makan 1x itu pun
malem hehe. Yah setelah selesai makan aku keluar kelas buat cuci tangan dan
beli minum. Waktu ku belie s di kantin sekolah aku lihat temen-temenku pada
bergerombol, ini biasanya tanda ada masalah. Aku hampii mereka , aku Tanya aja
kan emang gak tau apa- apa aku .
Aku : “eh onok opo rek?
Tukaran ta?”
Wahyu : “gak wah ,
mosok iyo awakdewe ukaran terus, iki lo lem hpne nando ilang nang kamar mandi.”
Aku : “loh iyo ta ndo?
Yok opo critane?”
Nando: “aku maeng lak teko kamar mandi she gawe buang air
besar. Nah hku iku tak dekek nang fentilasi-fentilasi jendelo kono, lah ari
ngono aku iku lali lek hpku kari, aku kesusu soale onok ulangan matematika eh,
lah marigono aku pas ganti ape olahraga iku tak delok hpku gak onok , tak parani
nang kamar mandi , wes ilang”
Aku: “hp seng endi seh
ndo? Walah iku seh salahmu dewe ndo, wes
engkok maneh ae yo engkok ta ewangi goleki kok santai ae, wes saiki melbu sek,
saiki kon laporo nang ruang guru njaluk gledah seluruh kelas ae, tapi aku sepurane
gaisok melok gawe ngoleki aku pelajaran fisika eh”
Nando : “ kabeh kok hp
bb belagio ambek nokia iku lo, yowes engkok ae aku tak ambek arek-arek tak
golekane”
Aku : “yowes, aku
mbelek yo kabeh”.
Anak-anak semua jawab
kompak “YO”
Sebenarnya
aku nggak enak ninggalin mereka karena mereka temenku baik-aik semua ke aku,
tapi mau yak apa lagi ada pelajaran fisika eh, yang nggak bisa aku tinggalin.
Tapi ya akhirnya ngerti kok. Nando sama anak-anak yang lain mencari ke semua
runag kelas di sma trimurti , wow banyak banget yang mereka gledah mugkin
mereka juga capek.
Setelah
pulang sekolah aku pun menghampirinya
Aku : “yok opo hpne,
ketemu ta gak?”
Nando : “gak lem “
Aku : “oala “
Nando : “kon gak onok
kenalan wong-wong pinter ngono ta lem?”
Aku : “onok seh tapi
adoh teko kene, cidek omahku eh ndo , gelem ta??”
Nando : “yowes gakpopo”
Aku : “tapi kon temenan
gawe cara ngene ta? Walah aku gaenak ndo gawe cara ngene, karuan wes ikhlasno
ae haha “.
Nando : “gundolmu 5jt
pek aku beli hape bb iku gila ae pek aku gak berusaha nyarik”.
Aku : “yowes oke , ak
tak ngabari konco-koncoku”
Sestelah aku
mendapatkan info dan telah mengatur jadwal dengan temenku, akhirnya malem
harinya pun aku dan anak-anak sekolah ke teman-temanku yang ada di rumah orang
pintar tersebut. Aku menunggu di tempat temenku yang namanya deni, aku menunggu
temen-temenku yang dari sekolah. Menunggunya sangat lama sampai akhirnya pukul
19.00 mereka mengabariku udah nyampai dekat rumah deni, akhirnya aku dan deni
pergi ke anak-anak, setelah bertemu langsung saja kami semua ke rumah orang
pinter tersebut. Waktu aku menuju ke sana temanku yang namanya bimas itu
mengabari bahwa orangnya pergi, aku bigung mau memberiatu temenku yang dari
sekolah kasian udah jauh ke daerah sini, daerah karangan jaya, wiyung,
sedangkan temenku aja dari jalan demak sana jauhnya kasian mereka , akhirnya
aku tetep aja aku ketempatnya , dan untungnya anaknya mas yogi itu temen aku. Aku
pertemukan mereka dan yah mungkin diliat sama mas yogi yang bisa sedikit untuk
melihat sedikit dan menceritakan semua kejadian tersebut. Akhirnya kita nunggu
lama banget tapi saying sekali orangnnya adda acara yang sangat lama, kami
memutuskan untuk besok pagi aja sama anak-anak itu.
Ke
esokan harinya , aku juga sama seperti biasa yah dengan kondisi yang seperti
biasa, dengan kecapekan karena mencari tahu dengan teman-teman. Yah aku ikuti
aja pelajaran hari ini dengan capeknya, udah bel pelajaran mulai awal sampai
akhir aku ikuti dengan semangat aja nyantai lah. Akhrinya bel pulang pun
berbunyi tet… tet… tet…, ak langsung mencari nando , dia pun dapet informasi
dari mamanya yang ga menanyakan orang pintar katanya di ambil oleh embersih di
sekolahk tetapi nando udah menyainya dengan sungguh-sungguh orangnya tidak mengakuinya.
Akhirnya kita putuskan aja untuk tetap ketempat orang pinter tersebut. Temenku udah
menunggu di rumahnya dengan mas yogi dan bims udah menunggu di sana. Jam 14.00
siang kita pun sampaia disana. Orangnya namanya mama siska , tampilannya biasa
kayak ibu-ibu rumah tangga biasa, kulitnya putih, berjilbab, agak gemuk, tidak
seberapa tinggi , dari rumahya aja yah kecil, banyak tulisannya dan gambar allah, mekkah dan tulsisan
surat-surat al-qur’an. Akhrinya mama siska pun menanyakan ada apa kok mencari
kesini.
Aku : “ini ma , temenku
nando kehilangan hp dua , bisa minta tolong untuk lihatin siapa sih yang
mengambil hp tersebut?”
Mama : “udah Tanyain
aja ke pembersih sekolahmu, udah pasti di dia , tapi gimana sih ceritannya”
Aduh
percuma di certain kalau udah mama buka tadi siapa yang ngambil, ahh kan mama
-_-, seruku dalam hati, lama sekali menceritakan kejadiannya si nando itu,
akhirnya mama pun certain gimana orangnya.
Mama : “cirri-cirinya
itu potongannya cepak, tinggi, agak gendut, dan orangnya pas itu pakai baju
hijau”.
Aku : “ *diam temenggu
gak tau siapa dia*”
Nando : “ oh iya ma
bener banget sama seperti yang di bilangi sama mama saya sendiri.”
Aku : “yah kan kamu tau
, yaudah sekarang kkita langsung aja kesana”
Mama : “tunggu mama
liatin dulu barangnya itu masih ada kok. Buruan kamu ambil air wudlu, kamu juga
lem”
Aku dan nando : “ok
siap ma…”
Mama : “udah kamu baca
itu surat yang uda aku kasik, sambil pejamin matamu “
Tiba-tia mama pun
ngelakuin sesuatu , aku berbatin “ya allah ngapan nih sih orang pakai ngomong
sssstt.. ssstt. Ssst… segala, ah aku aja kalau gitu juga bisa, husshhh…husssh…husssh…
haha gumamku dalam hati tertawa sendiri.”
Mama : “sekarang kamu
lem , baca itu suratnya”.
Aku : “ (mati habis aku
ngetawain sekarang aku yang dapet giliran nggghhh) ok mah”
Mama : “sssshhh…. Ssshhh…
sssshhhh.ssshh… shhhh”
Aku : “(mati jurususnya
keluar , naga mana naga hati-hati naga keluar) tetap komat-kamit baca surat
sambil pingin rasanya ketawa”
Disela-sela aku
memejamkan mata tiba-tiba bayangan hitam itu berubah jadi warna hijau (ini apa
lampunya berubah apa akunya yang pusing) aku diem aja deh , tiba-tiba ada
bayangan ungu numpuk jadi dua apa itu, ternyata udah itulah barangnya. Setelah itu
diberita itu barangnya di bungkus baju warna hijau. Setelah di kasih dari mama
siska garam, kita langsung ke sekolah lagi, kita akhrinya lapor ke bk , proses
ngobrol-ngobrol , 3 guru pun udah percaya dengan kita, tetapi ada satu guru
yang kurang setuju dengan alasan yang sejuta banyaknya. Sampai udahlah kita
nyerah, kita proses sendiri, ke tempat orang itu aku gedor 4 kali ndak ada
orang ternyata, aku Tanya-tanya satpam ternyata orangnya udah pulang, aku liat
jam dan yak udah jam 16.30 dan kata mama siska kalau udah jam 5 barangnya
udah di jual. Yah akhrinya kita ikhlasin deh , uang 5 juta rupiah hilang lah,
Aku : “yah 5 juta
hilang enak rek “
Nando : “enak rek
ngguyu terus *nada marah*”
Aku : “ hahaha guyon
bro, udahlah ikhlasin aja itu juga salahmu kok.”
Nando : “iyolah wes ,
aku mek pengen ero seh siapa yang ngambil , makasih loh lem udah mau bantu aku”
Aku : “iya boss ,
tenang aja aku siap membantu teman-teman sebisaku :D”
Nando : “makasih lo yo
lem “
Aku “ (akhirnya
aku dapet senyuman dan terima kasih yang
sangat puas dari temen-temen saya enggak mengharapkan uag yang pentiing aku
dapet sahabat-sahabat baru).