Sunday, 11 April 2021

putus asa

Kau menyuruhku mengapai bintang di langit,
Tetapi aku tak punya sayap untuk terbang.

Kau menyuruhku berlari sekencang-kencangnya,
Akan tetapi, seeperti laut tanpa terlihat ujungnya.

Kau menyuruhku menunggu,
Tetapi, tawa dan aroma tubuhmu tidak begitu dapat ku dengar dan ku hirup.

Kau menyuruhku merindu,
Tetapi tidak sedikit ada ujung bibirmu melebar.

Dan sekali lagi, kau masih menyuruhku berharap,
Tetapi, dua garis yang terlukis benar-benar dengan titik yang berbeda.

No comments:

Post a Comment