Yang bahkan menerbitkan istilah perkopian duniawi.
Tapi kita sendiri tau mereka yang membikin warung kopi, memang yang di kejar adalah profitnya.
Apa benar profit kopian tinggi? Siapa yang tau? Kenyataannya banyak yang membikin.
Lalu sebenernya kok banyak banget orang yang selalu di dalam warung kopi atau cafe? Memang kejadian ini wajar pada kota besar di indonesia karena pada dasarnya. Warkop atau cafe merupakan tempat wisata atau tempat di mana setiap orang kota melengangkan waktunya. Entah itu untuk istirahat atau bersenang-senangm
Akan tetapi sekarang banyak terjadi warung kopi/cafe justru malah menjadi objek wisata hanya untuk datang nge game tidak jelas, bahkan terkadang anak sekolah bolos di warung atau cafe . Nah padahal disana terdapat kata-kata yang menunjukan bahwasannya ketika kamu meminum kopi kamu mencari inspirasi, menanangkan pikiran, mengubah pola pikir.
Nyatanya justru malah pemuda yang terlalu sering di dalam warungnya atau cafe berkebalikan. Bercakap-cakap bukan soal masa depan tetapi hanya untuk omong kosong.
Dengan meraka yang mempunyai mimpi-mimpi besar,idealis tinggi. Tapi nyatanya mereka tidak bergerak tidak mengisi otak mereka dengan buku-buku ataupun pengetahuan-pengetahuan yang membangun pola pikir. Lalu sampai kapan kalian akan terus berimajinasi menganai mimpi kalian?
Hah, aku bukan seorang anti warkop cafe benar aku pun bahkan pelaku yang sering atau bahkan setiap hari harus meminum kopi.
Tapi sekarang aku rindu diskusi rindu semua yang pernah aku alami dalam perkopian duniawi. Yang akhirnya bisa menjadikanku memiliki pemikiran-pemikiran yang terus berkembang.
Halim
Surabaya, 06 juni 2020